Kamis, 08 November 2012

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA


Definisi :  Sistem perekonomian indonesia
·         Cara suatu bangsa atau  negara dimana untuk mengatur kehidupan ekonominya agar bangsa tersebut tercapai kemakmurannya dan  kesejahteraan bagi rakyatnya.
Terdapat macam-macam sistem ekonomi di indonesia sebut saja  :
SISTEM EKONOMI TRADISIONAL  adalah sistem ekonomi yang masih terikat dengan adat istiadat,kebiasaan,dan nilai budaya setempat.Ciri-cirinya : Alat produksi sederhana, jumlah barang/jasa rendah, produktivitas rendah, masih barter, kegiatan ekonomi umumnya bidang pertanian,masyarakat sulit menrima perubahaan.
SISTEM EKONOMI KAPITALIS adalah sistem ekonomi yang memberikaan kebebasan kepada masyarakat untuk memilih dan melakukan usaha sesuai keinginan dan keahliannya. Ciri-cirinya : hak milik perorangan di akui.
SISTEM EKONOMI SOSIALIS (ETATISME) adalah sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonominya direncanakan,dilaksanakan,dan diawasi oleh pemerintah secara terpusat. Ciri-cirinya : Alat-alat dan fator produksi dikasai negara dll.
SEJARAH PERKEMBANGAN
·         1950-1959: SISTEM EKONOMI LIBERAL (MASA DEMOKRASI LIBERAL)
·         1959-1966: SISTEM EKONOMI ETATISME (MASA DEMOKRASI TERPIMPIN )
·         1966-1998: SISTEM EKONOMI PANCASILA (DEMOKRASI EKONOMI )
·         1998-SEKARANG: SISTEM EKONOMI PANCASILA (DEMOKRASI EKONOMI) YANG DALAM PRAKTEKNYA CENDERUNG LIBERAL
A.PELAKU-PELAKU EKONOMI  DALAM SISTEM PEREKONOMIAN      INDONESIA
Setiap negara mempunyai permasalahan ekonomi dan setiap negara mempunyai cara tersendiri dalam mengatasi. Ada negara yang dengan tegas menentukan bahwa pemerintah yang harus mengatasi stiap masalah ekonomi,dan pemerinlah yang harus mengataasi setiap masalah ekonomi,dan pemerintahlah pula yang mengatur semua kegiatan ekonomi.
Sebaliknya ada negara yang berpendapat bahwa dalam mengatasi setiap pihak swasta.Selain itu adaa juga negara yang mencari jalan tengah antara keduanya.Bagaimana setiap negara menjawab permasalahan-permasalahan ekonomi menunjukkan sistem  ekonomi yang dianutnya. Dalam rangka menjalankan sistem ekonominya,negara akan membutuhkan pelaku-pelaku ekonomi.Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan mengenai bagaimana bentuk-bentuk sistem yang ada di dunia dan siapa saja pelaku-palaku ekonominya.
Dan disini terdapat pelaku-pelaku utama dalam sistem perekonomian indonesia  :
·         PT. PERTAMINA
·         Pemerintah ( BUMN )
·         Swasta ( BUMS )
·         Koperasi







Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negarauntuk mealokasikan sumber daya yang dimilikinya baikkepada individu maupun organisasidinegara tersebut.Perbedaan  mendasar antara sebuah sistem ekonomidengan ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya,semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua ekstrim tersebut. Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan  dari cara sistem tersebut mengatur  produksi dan alokasi.Sebuah perekonomian terencana (planned economies )memberikan hak kepada pemerintahuntuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi produksi. Sementara pada perekonomian pasar(market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan  per mintaan.

SISTEM EKONOMI DAN PERSOALANYA
1.Sistem ekonomi
Setiap negara pasti memilki sistem ekonomi. Pilihan terhadap sistem ekonomi yang di anut oleh suatu negara tergantung pada kesepakatan nasional negara tersebut.Biasanya, kesepakatan nasional ini berdasarkan UUD yang dimiliki. Di samping itu, undang-undang dasar, falsafah dan ideologi negara juga sangat mempengaruhi sistem ekonom suatu negara. Sistem ekonomi adalah strategi suatu negara kehidupan negara mengatur kehidupan ekonominya dalam rangka mencapai kemakmuran.

2.Tiga persoalan pokok Ekonomi
Tiga persoalan ekonomi tersebut diringkas ke dalam tiga kata tanya
Dalam bahasa inggris : What(Apa ), How (Bagaimana), dan For Whom (Untuk Siapa)

A.Jenis dan Jumlah barang serta Jasa yang harus diproduksi(W hat).
What adalah pemilihan jumlah serta jenis barang dan jasa yang harus dihasilkan. What menunjukkan pesoalan yang dihadapi oleh setiap sistem ekonomi yang terkait dengan pertanyaan: Jenis barang apakah yang harus diproduksi dan berapa jumlahnya?

B.Cara Sistem Ekonomi menghasilkan Barang dana Jasa(How).
How adalah pemilihan cara menghasilkan barang dan jasa. How menunjukkan persoalan yang dihadapi oleh sistem perekonomian yang terkait dengan pertanyaan: Bagaimana menghasilkan barang dan jasa. Untuk mencapai kemakmuran. Artinya, setiap sistem ekonomi harus dapat menjawab persoalan cara yang ditempuh oleh suatu negara untuk menghasilkan barang dan jasa.

C.Cara Distribusi Barang dan Jasa (For Whom).
For Whom adalah pemilihan kelompok masyarakat yang harus menikmati barang dan jasa yang dihasilkan. For Whom menunjukkan persoalan yang dihadapi oleh setiap sistem ekonomi yang berkaitan dengan pertanyaan untuk siapa sebenarnya barang dan jasa diproduksikan? Artinya, setiapsistem ekonomi harus dapat menjawab persoalan mengenai kelompok masyarakat mana yang harus menikmati barang atau jasayangdihasilkan oleh perekonomian suatu negara. Jadi sebenarnya persoalan for whom juga berkaitan dengan cara distribusi barang dan jasa yang dihasilkan negara.


Tiga Sistem Ekonomi Utama

Sistem ekonomi merupakan aturan-aturan yang digunakan dalam kehidupan perekonomian. Kita dapat membedakannya ke dalam tiga macam sistem yang lazim dijalankan oleh suatu negara, yaitu sistem ekonomi liberal (pasar bebas), perencanaan sentral, dan campuran.

a. Sistem Ekonomi Pasar Bebas

Sistem ekonomi pasar bebas adalah pengaturan kehidupanekonomi diserahkan pada mekanisme pasar.

b. Sistem Ekonomi Perencanaan Sentral

Sistem ekonomi perencanaan sentral adalah pengaturan
kehidupan ekonomi dikelola langsung oleh negara.

c.Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran adalah pengaturan kehidupan
ekonomi dikelola bersama oleh swasta dan pemerintahIndonesiaterlaluMeniruSistemPerekonomian AsingIndonesia dinilai terlalu meniru sistem ekonomi di luar negri. Padahalsistem tersebut belum tentu tepat diaplikasikan di dalam negri.
Tidak bisa diaplikasikannya sistem pemasaran yang ada di luar negri karena faktor perbedaan. Di luar negri, kondisi masyarakat, ekonomi dan politik cenderung stabil. Segala hal juga dapat diperediksi dan sistem hukum yang ada dapat diandalkan. Sementara kondisi tersebut belum terjadi di negara berkembang seperti Indonesia.

Kondisinya beda. Sistem, masyarakat, gaya hidup mereka hingga pemerintahan itu berbeda. Kita baru akan bangun masyarakat hukum sementara di sana sudah jalan lama.

 A.ARTI SISTEM
Banyak ahli di berbagai disilpin ilmu mengemukakan pendapatnya mengenai arti sisstem. Namun,apapun definisinya suatu sistem perlu memiliki ciri sebagai berikut ( suroso, 1993 )

·Setiap sistem memiliki tujuan
·Setiap sistem mempunyai batas yang memisahkan dari lingkungan
·Walau mempunyai batas, sistem tersebut bersifat terbuka,dalam arti berinteraksi juga dengan lingkungan
·Suatu sistem tersebut terdiri dari beberapa subsistem yang bisa juga disebut dengan bagian,unsur,atau komponen.
·Walau sistem tersebut terdiri dari berbagai komponen, bagian,atau unsur-unsur,tidak berati bahwa sistem tersebut merupakan sekedar kumpulan dari bagian-bagian,unsur,atau komponen tersebut,melainkan merupakan suatu kebulatan yang utuh dan padu, atau memiliki sifat “wholism”

.Terdapat saling hubungan dan saling ketergantungan baik di dalam sistem (intern) itu sendiri,maupun antara sistem dengan lingkungan
·Setiap sistem melakukan kegiatan atau proses tranformasi atau proses mengubah masukan menjadi keluaran.
·Di dalam setiap sistem mekanisme kontrol dengan memanfaatkan tersedianya umpan balik.
·Karena adanya mekanisme kontol itu maka sistem mempunyai kemampuan mengatur diri sendiri dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya atau keadaan secara otomatik.

B.PERKEMBANGAN SISTEM PEREKONOMIAN PADA UMUMNYA

Subsistem, itulah sistem perekonomian yang terjadi pada awal peradaban manusia. Dengan karakteristik prekonomian subsistem,orang melakukan kegiatan ekonomi dalam hal ini produksi,hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau kelompoknya saja.

Dengan kata lain pada saat itu oreng belum teralu berfikir  untuk melakukan kegiatan enkonomi untuk pihak lain,apalagi demi keuntungan.Kalaupun orang  tersebut harus berhubungan dengan orang lain untuk mendapatkan barang lain,sifatnya adalah barter,untuk kepentingan maing-masing pihak.

Dengan semakain berkembang jumlah manusia beserta kebutuhannya,semakin dirasakan perlunya sistem perekonomian yang lebih teratur dan terencana.



C.PERKEMBANGAN SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
    

1. Perkembangan sistem ekonomi sebelum orde baru
    

Sejak berdirinya negara Republik Indonesia,banyak sudah tokoh-tokoh negara pada saat itu telah merumuskan bentuk perekonomian yang tepat bagi bangsa Indonesia,baik secara individu maupun melalui diskusi kelompok.

      Sebagai contoh, Bung Hatta sendiri,semasa hidupnya mencetuskan ide,bahwa dasar perekonomian indonesia yang sesuai dengan cita-cita tolong menolong adalah koprasi ( Moh. Hatta dalam Sri-Edi Swasono, 1985 ), namun bukan berati semua kegitan ekonomi harus dilakukan cecara koperasi,pemaksaan terhadap bentuk ini justru telah melanggar dasar ekonomi koperasi.

      Demikian juga dengan tokoh ekonomi indonesia saat itu,Sumitro Djojohadikusumo,dalam pidatonya di negara Amerika tahun 1949,menegaskan bahwa yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran.

Namun demikian dalam peroses perkembangan berikutnya disepakatilah suatu bentuk ekonomi baru yang dinamakan sebagai Sistem Ekonomi Pancasila yang didalamnya mengandung unsur penting yang disebut  Demokrasi Ekonomi.

    
Terlepas dari sejarah yang akan menceritakan keadaan yang sesungguhnya penah terjadi di indonesia,maka menurut UUD’45,sistem perekonomian tercantum dalam pasal-pasal 23,27,33,dan 34.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_perekonomian
http://www.scribd.com/doc/21244026/EKONOMI-Sistem-Perekonomian-Indonesia
           http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/perekonomian_indonesia/bab1-sistem_perekonomian_indonesia.pdf
http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:PelakuPelaku_Ekonomi_Dalam_Sistem_Perekonomian_Indonesia_8.2%28BAB_15%2
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/10/sistem-perekonomian-indonesia-16/
http://mertodaily.com/index.php/component/content/article/36-domestic-economic-news/385-prospek-perekonomian-indonesia-2011


Tidak ada komentar:

Posting Komentar